Buah kelengkeng adalah salah satu buah yang memiliki rasa manis dan segar. Buah ini biasanya dimakan langsung atau dipakai sebagai bahan untuk membuat jus, sirup, atau minuman lainnya. Namun, tahukah kamu bahwa buah kelengkeng bisa ditanam dari bijinya?
Meskipun ditanam dari biji, bukan berarti buah kelengkeng yang dihasilkan tidak berkualitas. Sebaliknya, jika cara menanam buah kelengkeng dari biji dilakukan dengan benar, hasilnya bisa lebih baik dari buah kelengkeng yang ditanam dari bibit.
Cara menanam buah kelengkeng dari biji sebenarnya cukup mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar biji kelengkeng bisa tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah yang berkualitas.
Cara Menanam Buah Kelengkeng dari Biji dan Targetnya
Sebelum membahas cara menanam buah kelengkeng dari biji, penting untuk mengetahui bahwa buah kelengkeng termasuk dalam keluarga Sapindaceae. Buah ini awalnya berasal dari Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Buah kelengkeng tumbuh subur di dataran rendah hingga ketinggian 1.000 mdpl.
Cara menanam buah kelengkeng dari biji bertujuan untuk mendapatkan bibit yang berkualitas tinggi, tahan penyakit, serta tahan terhadap serangan hama. Selain itu, cara menanam buah kelengkeng dari biji juga bisa menjadi alternatif bagi yang sulit mencari bibit kelengkeng berkualitas di pasaran.
Untuk mulai menanam buah kelengkeng dari biji, kamu memerlukan biji kelengkeng segar yang masih dalam kondisi baik. Pilihlah biji kelengkeng yang berwarna putih kekuningan atau cokelat muda, dan pastikan tidak ada tanda-tanda kerusakan atau cacat pada bijinya.
Persiapan Tanah dan Penanaman
Setelah memilih bijinya, langkah selanjutnya adalah menyiapkan lahan dan media tanam. Buah kelengkeng akan tumbuh subur di tanah yang gembur, subur, dan memiliki kandungan unsur hara yang cukup. Jika tanah di sekitar rumah kurang subur, kamu bisa menambahkan pupuk kandang atau pupuk kompos untuk meningkatkan kualitas tanah.
Cara menanam buah kelengkeng dari biji bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu langsung ditanam di tanah atau menggunakan pot. Jika ingin langsung ditanam di tanah, buatlah lubang tanam dengan kedalaman sekitar 10-15 cm. Tanam biji kelengkeng dengan posisi kecambah menghadap ke atas, kemudian tutup lubang dengan tanah.
Jika ingin menggunakan pot, persiapkan pot berukuran sedang dan isi dengan campuran tanah dan pupuk kandang atau pupuk kompos. Tanam biji kelengkeng di tengah pot dan tutup dengan sedikit tanah. Setelah itu, siram dengan air secukupnya hingga tanah lembab.
Perawatan Tanaman
Setelah menanam biji kelengkeng, perawatan tanaman merupakan hal yang sangat penting untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Selama beberapa minggu pertama, pastikan tanah tetap lembab dengan rajin menyiram tanaman. Jangan lupa untuk menyediakan tempat yang cukup terang namun tidak terlalu panas, karena buah kelengkeng menyukai sinar matahari yang cukup namun tidak langsung terkena sinar matahari.
Selama masa pertumbuhan, pastikan juga untuk memberikan pupuk yang cukup agar tanaman dapat tumbuh dengan subur. Pupuk organik seperti pupuk kandang atau pupuk kompos bisa diberikan setiap 2-3 minggu sekali. Jangan lupa untuk memangkas cabang yang sudah tua atau rusak agar tanaman tetap sehat.
Panen dan Pemasaran
Buah kelengkeng yang ditanam dari biji membutuhkan waktu yang cukup lama untuk bisa dipanen. Biasanya, buah kelengkeng yang ditanam dari biji baru bisa dipanen setelah 5-6 tahun. Namun, jika cara menanam buah kelengkeng dari biji dilakukan dengan benar, hasilnya bisa lebih baik dan kualitas buahnya bisa lebih tinggi dari buah kelengkeng yang ditanam dari bibit.
Jika sudah dipanen, buah kelengkeng bisa dijual langsung ke pasar atau diolah menjadi produk olahan seperti jus, sirup, atau minuman lainnya. Buah kelengkeng yang segar dan berkualitas tentu akan lebih diminati oleh konsumen.
Question and Answer
1. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk buah kelengkeng dari biji bisa dipanen?
Jawaban: Biasanya, buah kelengkeng yang ditanam dari biji baru bisa dipanen setelah 5-6 tahun.
2. Apa yang harus diperhatikan saat memilih biji kelengkeng untuk ditanam?
Jawaban: Pilihlah biji kelengkeng yang berwarna putih kekuningan atau cokelat muda, dan pastikan tidak ada tanda-tanda kerusakan atau cacat pada bijinya.
3. Apa yang harus dilakukan agar tanaman kelengkeng tumbuh subur?
Jawaban: Tanah harus gembur, subur, dan memiliki kandungan unsur hara yang cukup. Jangan lupa untuk memberikan pupuk yang cukup selama masa pertumbuhan.
4. Apa yang harus dilakukan saat buah kelengkeng sudah dipanen?
Jawaban: Buah kelengkeng yang sudah dipanen bisa dijual langsung ke pasar atau diolah menjadi produk olahan seperti jus, sirup, atau minuman lainnya.
Conclusion
Cara menanam buah kelengkeng dari biji sebenarnya cukup mudah, namun memerlukan ketelitian dan perawatan yang baik agar bibit kelengkeng bisa tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah yang berkualitas. Jika cara menanam buah kelengkeng dari biji dilakukan dengan benar, hasilnya bisa lebih baik dari buah kelengkeng yang ditanam dari bibit.