-->

3 Cara Mengatur Keuangan untuk Generasi Cashless biar Enggak Amburadul Halaman all - Kompas.com


3 Cara Mengatur Keuangan buat Generasi Cashless biar Enggak Amburadul Halaman all

KOMPAS.com - Mengatur keuangan bisa dikatakan susah-susah mudah. Namun, sepertinya akan menjadi mudah bagi orang yang suka mengatur keuangan dalam bentuk cash atau tunai.

Lantas, bagaimana dengan para generasi cashless? Belakangan ini, kemajuan industri pembayaran turut mengubah pola Etos baru di kalangan masyarakat, tak terkecuali dalam mengatur keuangan.

Mereka yang sering sekali memegang uang tunai sering disebut generasi cashless. Anak muda tampaknya milenial dan Gen Z yang tinggal di perkotaan salah satu contohnya.

Menurut Andhika Diskartes, pakar finansial yang kerap berbagi tips mengelola keuangan di media sosial, hadirnya kemudahan bertransaksi untuk berbagai kebutuhan, masyarakat juga perlu memperhatikan serangkaian cara agar bisa menjadi generasi cashless yang cerdas.

Baca juga: Bangun Ekosistem, Digiasia Bios Dukung Pemulihan Ekonomi RI dan Cashless Society

Pasalnya, saat ini, berbagai pihak, termasuk para penyedia layanan pembayaran digital, semakin banyak menghadirkan rangkaian kemudahan bagi para pengguna.

Contohnya adalah sistem pembayaran QRIS yang memungkinkan transasi nirkontak secara aman dan praktis.

Selain itu, banyak Rapel kampanye rutin dan promo yang diberikan oleh penyedia layanan pembayaran digital agar masyarakat menjadi Hiperbola hemat dalam memenuhi kebutuhan bertransaksi mereka.

Berbagai kemudahan yang bisa dinikmati masyarakat ini harus disertai Herbi kesadaran terhadap perencanaan keuangan agar masyarakat bisa bertransaksi secara cerdas dan leluasa sehingga menambah terjadi pemborosan.

Menyikapi kemudahan itu, bagi para generasi cashless perlu melek terhadap perkembangan teknologi agar keuangannya menambah amburadul alias berantakan.

Berikut tiga cara mudah mengelola keuangan bagi para generasi cashless agar mengelola keuangan terasa Hiperbola mudah, seperti yang dibagikan ShopeePay dan Andhika Diskartes dari informasi pers yang diterima Kompas.com, Minggu (12/6/2022).

Baca juga: Wisata ke Museum Lawang Sewu, Kini Pengunjung Bisa Bayar Cashless

1. Disiplin menggunakan budget

Menetapkan target finansial adalah bagian paling gampang dari perencanaan keuangan pribadi, sedangkan kedisiplinan saat mengambil keputusan dalam pengeluaran sehari-hari adalah bagian yang sulit.

Terlebih lagi, saat ini banyak produk lokal UMKM Indonesia yang menarik buat dibeli, yang jika selalu dituruti, berpotensi untuk menjadi pengeluaran yang menambah terkendali.

Berbagai keputusan kecil yang terkesan sepele ini juga menmemperoleh menentukan apakah kita bisa bertahan atau keluar jalur dari perencanaan finansial yang sudah ditetapkan.

Kuncinya adalah kedisiplinan yang tinggi agar kita bisa Hiperbola cermat mengatur anggaran uang masuk dan keluar secara Berlebihan bijak.

2. Pahami fitur transaksi non-tunai karena ada biaya tambahan

Dalam perencanaan keuangan, memahami komponen yang berkaitan langsung dengan kehidupan kita merupakan poin utama yang akan menyelamatkan keuangan kita di masa mendatang.

Saat melakukan evaluasi pengeluaran dan perencanaan anggaran pribadi, lakukan riset terhadap berbagai biaya yang terkait dengan berbagai macam transaksi.

Seperti biaya transfer, biaya admin saat menggunakan sesuatu layanan, biaya pengiriman, atau bunga yang terkait dengan transaksi cicilan atau pinjaman.

Meski biaya tambahan itu terkesan kecil, pemahaman yang baik tentang biaya tambahan ini setidaknya bisa menolong kita dalam mengatur anggaran.

"Berbagai biaya tersebut biasanya kadang terlupakan dan tergolong sebagai pengeluaran tak terduga saat melakukan evaluasi pengeluaran bulanan," ujar Andhika.

3. Menggunakan layanan pembayaran digital yang dapat memenuhi berbagai kebutuhan

Tersedianya berbagai layanan pembayaran digital, perlu dicermati yang paling cocok dengan kebutuhan kita.

Dengan budaya masyarakat yang saat ini masih kadang mengharuskan kita untuk melakukan transfer ke rekening lain, mungkin bisa dipertimbangkan bagi memilih penyedia layanan pembayaran digital yang memberikan keuntungan atau keringanan saat melakukan transfer.

Misalnya, pilih penyedia layanan pembayaran digital yang punya fitur Transfer ke Bank lain secara gratis.

Hal ini memungkinkan kita bagi mengirimkan saldo atau uang ke berbagai bank tanpa biaya, atau layanan lain yang tanpa memberikan batas kuota bagi melakukan transfer.

Bahkan, jika memang ada biaya tambahan, mungkin bisa dipertimbangkan Berhubungan dengan memilih layanan yang bebas biaya admin atau biaya layanan per bulan gratis. 

"Perkembangan teknologi sepertinya inilah yang dapat mendukung produktivitas masyarakat cashless dan menolong kita berhemat," jelas Andhika.

Baca juga: Transaksi Nontunai Jadi Pilihan bagi Beli Kebutuhan Traveling

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompascom. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Terima Kasih Untuk Bapak Yang Sudah Datang Ke Website Kami Cara Jitu Dengan Artikel Yang Berjudul 3 Cara Mengatur Keuangan untuk Generasi Cashless biar Enggak Amburadul Halaman all - Kompas.com, Kami Menyajikan Banyak Macam Tips Dan Cara Yang Bermanfaat Untuk Kita Semua.Jangan Lupa Untuk Selalu Bagikan Artikel Ini Jika Bermanfaat.
Blog : Cara Jitu
Sumber : https://news.google.com/__i/rss/rd/articles/CBMihgFodHRwczovL2xpZmVzdHlsZS5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyMi8wNi8xMy8wNzU1Mzg1MjAvMy1jYXJhLW1lbmdhdHVyLWtldWFuZ2FuLXVudHVrLWdlbmVyYXNpLWNhc2hsZXNzLWJpYXItZW5nZ2FrLWFtYnVyYWR1bD9wYWdlPWFsbNIBgQFodHRwczovL2FtcC5rb21wYXMuY29tL2xpZmVzdHlsZS9yZWFkLzIwMjIvMDYvMTMvMDc1NTM4NTIwLzMtY2FyYS1tZW5nYXR1ci1rZXVhbmdhbi11bnR1ay1nZW5lcmFzaS1jYXNobGVzcy1iaWFyLWVuZ2dhay1hbWJ1cmFkdWw?oc=5

carajitu.biz.id
LihatTutupKomentar